Saturday, October 22, 2011

Misteri itu kusebut KAMU


Berjalan maju aku melihatmu.
Ku toleh ke belakang yang kulihat hanya masa lalu.
Tak kuhiraukan apa yang ada di belakangku karena itu hanya masa lalu, bagian dari kehidupanku, penggalan dari pengalamanku.
Kutatap masa depan kususun mozaik-mozaik hidupku.
Kurancang potongan-potongan puzzle untuk melengkapi hidupku.
Tak peduli apa yang terjadi di depan.
Karena masa depan adalah misteri.
Mau nanti terjatuh, bahagia, tersungkur, ataupun terpuruk ya itulah misteri.
Semua bergantung pada apa yang kita lakukan, usaha apa yang kita kerjakan untuk menyusun puzzle itu.
Misteri itu kusebut KAMU.
Misteri itu ada padamu.
Misteri itu masa depanku.


*catatan kecil 20 Oktober 2011

Wednesday, August 31, 2011

30 Juni 2011

30 Juni 2011. Pkl 02:59:31
SMS itu. Ingatkah?
Dari pesan singkat itulah yang membawa kita bertemu.
Dari pesan singkat itu aku tersadar akan bertemu dengan orang baru yang passtinya akan memberiku sebuah kenangan nantinya.
Lagi-lagi dari pesan singkat itu tiba-tiba aku merasa luar biasa.

Masih di tanggal yang sama. 30 Juni 2011. Tempat dirahasiakan :p
Kita bertemu.
Kita masih canggung. Aku ingat sekali hari itu.
Kita masih malu-malu. Aku rekam memori itu.
Dan yang selalu aku lakukan saat bertemu orang baru adalah aku mengamati wajah kalian satu persatu. Kuingat ekspresi kalian.
Hei, di tanggal itu kita semua berkenalan. Oh masih polos semuanya. Seolah mau memberikan first impression yang baik. Hehehe

Setelah tanggal 30 Juni 2011.
Kita semakin sering bertemu dan berkumpul. Dari situ kita semakin mengenal dan mengerti satu sama lain. Semakin merasa kalian adalah benar-benar anugerah terindah yang diberikan Tuhan. Semakin bersyukur bisa mengenal kalian.
Hampir setiap hari ya kita bertemu. Ada aja yg diobrolin. Susah seneng bareng. Kalian mengajarkan arti kebersamaan dan arti saling memiliki. Senyum, tangis, marah, tawa semuanya bareng-bareng. Tapi kalian nggak pernah ngeluh bosen malah kangen. Baru sehari nggak ketemu udah bilang kangen. Padahal kita baru kenal beberapa bulan tapi seolah ikatan yg ada sama kita itu udah lama banget. Kalian kalo dibilang kelauarga ya keluarga banget, sodara ya sodara banget. Kalo bilang kalian itu Cuma temen ato sahabat kayaknya enggak deh ya.


Pokoknya kalian itu SESUATU bangeet lah.
Alhamdulillah yah Tuhan mempertemukan kita.
Emang bener-bener right people in the right time and in the right place deh.

Monday, August 29, 2011

CUKUP

Masih ingatkah kau dengan 8bulan yang lalu?
Masih ingatkah kau bagaimana awal kita bertemu?
Masih ingatkah kau dengan janjimu?
Masih ingatkah kau tentang aku?
Tak perlu kau jawab rentetan pertanyaan itu karena aku pun tak yakin bahwa jawabanmu akan sama seperti dengan apa yang kuharapkan. Biarkan pertanyaan itu tetap menjadi sebuah misteri untukku. Aku sudah terbiasa dengan hal ini, menerka-nerka setiap pertanyaan yang muncul dari pikiranku. Jujur aku lelah untuk menebak-nebak apa yang akan terjadi nanti. Tapi tetap kunikmati semua ini sampai akhirnya aku lelah sendiri.
Kamu tahu sudah berapa banyak air mata ini menetes untukmu? Air mata kerinduan, air mata kekecewaan, air mata bahagia. Entah model air mata bagaimana lagi yang menetes untukmu. Kamu tanpa sadar telah membuatku seperti ini. Dimana kamu saat aku seperti ini? Bertanggung jawabkah kamu atas semua ini? Tuhan, kuatkan aku.
Bila ada air mata tentu pernah ada senyum yang menghiasi. Entah itu senyum kebahagiaan, kekecewaan, ataupun senyum kegetiran. Jelasnya senyum itu perniah menghias untukmu. Senyum ini yang selalu membuatku berpikir bahwa kamu tak hanya memberi air mata tapi juga senyuman. Tuhan selalu tahu apa arti senyumanku ini tanpa kamu harus bertanya-tanya. Jangankan waktu aku tersenyum, waktu aku menangispun kamu tak tahu. Baiklah aku tidak akan mengungkit ini karena kita bukan siapa-siapa yg entah nantinya mau jadi apa.
Cukup aku seperti ini. Cukup aku menunggumu sampai saat ini. Cukup rasa ini untukmu. Kita berjalan masing-masing tanpa mengusik satu sama lain. Cukup ruang ini untukmu tak mau kubiarkan ruang ini sesak olehmu. Sebelum jauh akan kuhentikan. Aku belajar untuk membuka hati pada orang lain dan cukup untukmu bila terus seperti ini. Kalau kau bilang aku lelah menunggu, iya aku lelah menunggu tanpa kepastian. Lelah menebak-nebak apa yang terjadi. Cukuplah jangan ditambah lagi.
Tuhan ini doaku untuknya: mudahkan dan lancarkan setiap langkahnya. Lindungi dia selalu. Pertemukan dia dengan jodohnya. Aku yakin KAU selalu memberikan yang terbaik untuk umatMu bukan? Aku percaya itu. Kabulkan doa ini Tuhan.

Honestly, I LOVE YOU

Tuesday, August 9, 2011

sendiri aku tak bisa seimbang

manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. makhluk yang nggak mungkin hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. 
begitu pula aku yang juga butuh orang lain. tapi itu pun tak mudah untuk bertemu dengan orang-orang yang ikhlas membantu kita dan yang menerima kita apa adanya. aku sadar itu tak mudah tapi aku tak pernah menyerah karna aku yakin akan dipertemukan dengan orang-orang yang ikhlas padaku. 

Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan selalu mendengar doa umatNya. dan perlahan doa itu pun terjawab. pelan-pelan aku dipertemukan dengan orang-orang hebat yang selalu ada untukku dalam suka dan duka. mereka yang tanpa pamrih selalu ada untukku. mereka yang selalu membuatku sadar bahwa betapa pentingnya mereka.

aku selalu menyebut mereka orang-orang hebat. karna tanpa mereka aku tak bisa maksimal. sendiri aku tak bisa seimbang. karna kalian adalah penyanggaku yang selalu menopang aku di saat aku jatuh. penyemangatku di saat aku lemah. pengingatku di saat aku mulai lupa. kalian segalanya.



SENDIRI AKU TAK BISA SEIMBANG.
P.S: teruntuk seluruh saudara-saudaraku :*


Sunday, April 24, 2011

terima kasih ganteng :*

tak ada kata selain terima kasih yg ingin aku ucapkan.
ini terlalu lebih dari cukup dari apa yg aku harapkan.
terima kasih rindu ini tak lagi menggebu. terima kasih sudah memberiku energi positif. terima kasih selalu mengingatkanku. terima kasih telah hadir di hidupku. terima kasih telah mengajarkan banyak hal tanpa kamu sadar. terima kasih mau berbagi suka dan duka. banyak terima kasih yg ingin aku ucapkan. sekali lagi terima kasih.

TERIMA KASIH GANTENG :*

Monday, April 18, 2011

terucap kata rindu

RINDU???
Ya aku rindu, bahkan sangat rindu.
entah kenapa bisa sampai seperti ini. terlalu sekali aku merasakan ini. atau bahkan tak tahu diri?
ah entahlah, aku tak peduli, yang penting aku rindu tapi bagaimana aku bisa sampaikan rindu ini untukmu.
aku bahkan merasa kehilangan sosokmu. sempat meraba-raba pikiranku untuk mengingat tentang dirimu. 
oh gilaaa aku sampai hampir terlupa dengan sosokmu!!!
tak pernah melakukan komunikasi personal denganmu. dan aku tak terlalu berharap itu.
aku sadar bahwa kamu masih asik dengan kesenanganmu disana.serasa tak ingin mengusikmu dengan kerinduanku yg sampai di ubun-ubun ini.
hanya bisa menyampaikan rinduku padamu dalam tiap doaku. berharap kau juga merasakan rindu seperti yang aku rasa.
tapi sampai sekarang pun aku tak tahu apa kau juga merasakannya.
selalu kuselipkan namamu dalam doaku dan terucap RINDU untukmu.

"Ya Alloh lindungi setiap langkahnya, ridhoi jalannya, dan jauhkan dia dari bahaya. serta sampaikan RINDUku untuknya. jaga dia untuk keluarganya dan orang-orang yang disayanginya." 

Thursday, March 31, 2011

INI AKU

karena manusia itu tidak sama satu sama lain, maka aku belajar mengerti mereka satu persatu tanpa memaksa mereka mengerti aku.
bukan aku bermaksud sombong tanpa menginginkan mereka untuk mengerti aku. tapi aku tahu tidak banyak yang akan tertarik dengan keinginanku untuk mengerti diriku. 
jadi apa salahnya jika aku yang belajar untuk mengerti mereka tanpa memaksa mereka bercerita tentang dirinya.

bagian ini yang aku suka, yaitu dimana aku harus sedikit meninggalkan sikapku yang cuek dengan hidup orang tapi keadaan memaksaku untuk mengenal lingkunganku.
ini bedanya aku yang dulu dan aku yang sekarang, saat dulu dimana aku menjadi seseorang yang kurang peduli dengan lingkungan sekitarku keuali jika itu menyangkut aku dan sahabat terdekatku aku baru mau ikut berperan. tapi jika tidak, yasudah. itu sisi lain saya waktu dulu.
tapi sekarang keadaan berhasil embuatku untuk merubah sikapku ini. menjadi seseorang yang harus peduli dengan sektar, menanggalkan sedikit demi sedikit keegoisanku. 
tapi ternyata sepeduli-pedulinya aku, masih saja terlihat kurang di mata orang lain bahkan sering cenderung salah dengan sikapku. sering aku berpikir, apa aku harus menjadi aku yang dulu? tapi itu bukan hal yang baik.
hmmm. untuk menjadi lebih baik saja masih belum bisa diterima dengan baik dengan sekitarku.
tapi tak peduli apa yang nilai orang-orang yang diberikan terhadapku. pastinya adalah aku belajar mengenal mereka tanpa peduli mereka mengenal aku atau tidak.

karna aku bukan seperti dulu lagi. 
INI AKU...

Wednesday, March 30, 2011

bermain, belajar, dan bekerja

ini tentang pekerjaan baruku dengan sahabat-sahabatku.
bergerak di bidang fotografi. sangat cocok sekali dengan pribadi kami. suka memotret dan dipotret.

and now i want to tell about us.
we are Shakanti Photoart.
dari kata shakanti sendiri memiliki arti yang terang. dan kami berharap dapat memberikan hasil yang terbaik kepada para customer dengan hasil foto yang memuaskan dan jujur.
Shakanti Photoart sendiri digerakkan oleeh 5 anak muda yang dinamis dan atraktif.
Sekar sebagai owner dan fotografer.
Nana sebagai manager.
Wastu sebagai pengelola keuangan kami.
Olii sebagai stylist.
Dan saya yang dipercaya sebaga seorang marketing :D

kenapa saya tulis di judul bermain, belajar, dan bekerja?
begini alasannya, karena kami masih sangat baru di bidang ini kami berusaha menemukan kenyamanan ekstra agar tidak jenuh dan merasa ini bukan sebagai pekerjaan yang memberatkan tapi menjadi pekerjaan yang menyenangkan. kami selalu menciptakan suasana bermain di lingkungan kerja, selain tidak membuat jenuh juga dapat mencairkan suasana dengan pelanggan kami. selain itu ami juga masih belum sempurna disana-sini sehingga ini juga bisa menjadi proses belajar kami. tapi bukan berarti karena kami selalu menciptakan suasana bermain dan masih dalam proses belajar kami tidk bertanggungjawab terhadap pekerjaan kami. kami sudah berkomitmen ini adalah pekerjaan yang penuh dengan tanggung jawab. memang semuanya pasti ada tanggung jawab, dan ini adalah tanggung jawab pekerjaan kami.

bermain bukan berarti main-main...

Monday, March 28, 2011

BIRU MUDA... Ini aku untuk kalian :)

Disini aku menemukan orang-orang baru.
Mereka yang hebat.
Mereka yang kuat.
Mereka yang tak kenal lelah.
Mereka yang ikhlas.
Mereka yang idealis.
Mereka yang childish.
Mereka yang dinamis.
Mereka yang selalu aku rindukan.
Dan... 

Mereka yang aku sebut KELUARGA.

Seperti menemukan oase di tengah padang pasir, aku bertemu mereka dalam satu wadah. 
Dalam BIRU MUDA aku bertemu mereka. 
Bertemu mereka adalah anugerah. Selalu bersyukur karena masih diberi kesempatan bertemu mereka. 

Kalian sangat HEBAT
Aku banyak belajar dari kalian. Belajar memahami satu sama lain tanpa meninggikan ego masing-masing.
Belajar menahan setiap keegoisanku. Dan belajar lebih peduli terhadap orang lain. 
Kalian keluarga baruku yang MUDA, KREATIF, RADIKAL

Ya Allah, ini aku untuk mereka. Jaga mereka seperti engkau menjaga aku. Lindungi mereka seperti engkau melindungiku. Dan jaga mereka untuk aku.
Ya Allah, semoga kami selalu bersama dalam suka, duka, elah, dan bahagia. Sekali lagi, ini aku untuk mereka Ya Allah...

Aku menyayangi kalian tanpa syarat BIRU MUDA ku. :* 
 

Wednesday, March 23, 2011

Gita CINTA Bromo

Bromo dengan segala keindahannya. Seperti keindahan rasa ini padamu. tak sedikit pun ingin aku tinggalkan bromo tanpa kesan. lukisan indah Sang Kuasa yang membuatku terpana ditambah dengan makhluk ciptaanya yang membuatku tergoda.

tak pernah menyesal pernah mengenalmu seperti aku tak pernah meneysal untuk menikmati bromo. kau yang terindah yang pernah kutemui. tak peduli  orang lain berkata apa tentang dirimu yang penting hati ini hanya untukmu.

berawal dari sms sms biasa yang kemudian aku ajak kamu untuk ikut denganku dan teman-teman pergi ke bromo. dan kamu mengiyakan. kamu tahu bagaimana perasaanku saat itu? sepertinya tidak perlu ditulis kalian semua pun sudah tahu. :D

bromo yang semakin membukakan aku.
bromo yang indah dan mau membagi keindahannya denganku.
bromo yang penuh cinta.
bromo yang tak pernah ragu membagi bahagianya.
bromo.... aku mencintainya.....

GITA CINTA BROMO yang selalu membuatku tersenyum setiap waktu saat mengingatnya. 



*dedicated for my sister. sudah ya nggak ada hutang lagi. maaf jika ada kesalahan dalam penulisan :D* 

Sunday, March 20, 2011

belajar tidak melulu di sekolah bukan?

ini perjalanan saya. lebih tepatnya perjalanan kembali ke malang dari surabaya yang tak sampai 24 jam saya disana. cuma numpang tidur aja. hehehe
seperti biasa, saya selalu menggunakan alat transportasi massal yang murah meriah ini untuk pulang pergi surabaya-malang. kereta api ekonomi panataran menjadi teman perjalanan terbaik saya. hanya dengan 4000 rupiah sudah sampai tujuan. beruntung kalau dapat kursi, tapi nggak usah manyun kalu nggak dapat, justru disitu sensasinya. hehehe

oke dimulai dari rumah, ya saya selalu terburu-buru pergi stasiun. dan selalu tiba di stasiun saat kereta beberapa detik lagi akan berangkat. biasanya saya selalu naik dari stasiun semut, tapi lain dengan hari ini. karena kebiasaan mepet saya sudah hampir bikin jengkel orang serumah akhirnya saya diarahkan naik kereta dari stasiun gubeng oleh tante saya.

stasiun gubeng
sampai stasiun langsung beli tiket dan pas nyampe stasiun ternyata bebarengan sama kereta api sancaka arah jogjakarta yang akan segera berangkat. karena udah pegang tiket saya memutuskan untuk masuk saja dan menunggu di dalam. tapi ternyata ditahan oleh petugas peron karena KA Sancaka perlahan berangkat.
tiba-tiba ada bapak-bapak yang baru membeli tiket peron agar bisa masuk stasiun, tapi sama seperti saya bapak-bapak itu ditahan untuk masuk. tapi ternyata bapak itu kurang sabar dan mendorong petugas peron agar membuka pagarnya, entah apa motif bapak itu. kalau dari alasan bapak itu karena dia mau ketemu istrinya yang ada di KA Sancaka, tapi lho keretanya udah jalan, percuma kan. petugas peron pun didorong sampai pagar itu membuka dan melempar tiket peron pada muka petugas peron sambil mengata-ngatai petugasnya. sebenarnya kasian lihat petugasnya diperlakukan seperti itu.
setelah bapak-bapak yang ingin ketemu istrinya ada lagi bapak-bapak yang bernasib sama seperti saya yang ditahan petugas peron untuk masuk. bapak-bapak ini ingin masuk karena mau ngasih barang ke sesorang yang ada dalam KA Sanaka. tapi berbeda dengan bapak-bapak yang tadi, bapak-bapak pengantar barang ini lebih sabar, dia hanya bisa tersenyum saat ditahan masuk, dan makin tersenyum saat kereta perlahan meninggalkan stasiun.
ya dua bapak-bapak dengan tujuan yang kurang lebih sama tapi memiliki caara sendiri dalam menghadapi situasi. saya lebih suka dengan sikap bapak-bapak yang kedua. tapi saya tidak menyalahkan bapak-bapak yang pertama, karena kembali lagi sifat manusia itu tidak sama.
pelajaran pertama sore ini, bersabarlah.

saat menunggu kereta datang
cuma mengotak-atik hp. sms orang rumah dan teman-teman. dan yang sering saya lakukan adalah melihat-lihat ekspresi orang-orang yang sedang menunggu datangnya kereta. dan setelah cukup lama mengamati mereka, dan melihat jam harusnya KA Penataran sudah waktunya datang dan ternyata benar dari informasi yang ada kereta akan memasuki jalur 1. saat kereta makin mendekat, entah apa yang ada di pikiran ibu ini, dia malah mengajak anaknya berlari melewati jalur 1 dengan kedua anaknya. ibu dan anak lelakinya berhasil menyebrangi, tapi hampir saja anak perempuannya yang akan menyebrangi jalur itu tertabrak. beruntungnya petugas keamanan dan orang-orang yang dekat dengan anak itu cepat dan tanggap dengan situasi itu.
ya pelajaran kedua sore ini adalah, tetap berhati-hati dimanapun kamu berada.

di dalam kereta
sudah bisa diduga kalau tidak akan mendapat tempat duduk kalau naik dari stasiun gubeng. tapi tak masalah, seperti yang saya tulis di awal tadi bahwa disitulah sensasinya. awalnya tenang-tenang saja saya menikmati posisi saya, tapi makin lama makin penuh dan makin berebut mendapatkan oksigen. dengan situasi seperti itu pedagang asongan masih aktif menjajakan dagangannya. sampai pada akhirnya ketika kereta benar-benar penuh dan pedagangan asongan juga masih aktif bergerilya ada salah satu pedagang yang merasa jalannya dihalangi oleh salah satu penumpang.awalnya pedagang itu meminta dengan sopan agar penumpang itu pindah, tapi bagaimana bisa pindah kalau untuk bergerak saja sudah susah. tapi karena situas saat itu benar-benar sumpek sehinnga mudah sekali bagi seseornag untuk tersulut emosiny. akhirnya bapak pedagang tadi menarik penumpang itu sampai terjatuh. kasian sekali penumpang itu.
pelajaran ketiga sore ini, jaga emosi dimanapun dan kapanpun itu.

tiba di stasiun blimbing
akhirnya perjalanan ini menemukan pemberhentiannya. dengan situasi kereta yang penuh itu untuk keluar saja sangat susah dan butuh sedikit pengorbanan (re;senggo kanan kiri biar dikasih jalan). dan bertemulah pada pintu seperti menemukan oase di tengah padang pasir. dan turunlah saya. alhamdulillah
pelajaran keempat sore ini, setiap sesuatu yang kita inginkan pasti butuh perjuangan dan pengorbanan.


itulah kenapa saya sangat suka naik KA Penataran ini. belajar kehidupan langsung dari aktor-aktor yang sangat natural dengan skenario hidup yang dituliskan Tuhan. belajar tidak melulu di sekolah bukan?

Thursday, March 17, 2011

kenapa harus ada air mata malam ini?

bukan tentang siapa-siapa, ini hanya tentang aku yang belum menjadi siapa-siapa.

tak tentu arahku malam ini. Tak tentu sikapku selama ini. 
selalu berusaha tersenyum di depan mereka, menyembunyikan setiap masalah dan kesedihan. bukan tak ingin berbagi, tapi belum saatnya untuk dibagi.

dan lagi-lagi untuk malam yang kesekian kalinya air mata ini tumpah dengan sendirinya. seolah menumpahkan setiap liku yang ada.

aku tahu pasti mereka sangat peduli dengan sikapku yang seperti ini, tapi aku yang kurang mempedulikan mereka dengan kepeduliannya. egois memang.

lagi-lagi malam ini air mata tanpa sebab. mungkin sudah terlalu banyak yang dipendam sehingga air mata adalah jawaban.  

tanpa kalian, AKU=0

Masih ingatkah kalian bagaimana kita bisa dipertemukan? 

Tak pernah terbayangkan bahwa aku bertemu orang-orang hebat seperti kalian.
Kalian yang menopangku saat aku jatuh. 
Kalian yang selalu ada di saat aku tersenyum dari yang kecil sampe yang lebar. 
Kalian yang selalu menyediakan bahunya dan berlembar-lembar tisu di saat aku menangis. 
Kalian yang diam-diam membuatku melupakan sedikit keegoisanku. 
Kalian yang selalu aku sebut dalam doaku.
Selalu ada kalian di setiap hariku. 
Kalian  yang selalu bisa menyemangatiku ketika aku mulai jatuh. 
Kalian yang menguatkan aku.

Dulu aku sering berpikir tak butuh orang lain untuk bisa menjadi aku. Tapi aku tersadar saat kehadiran kalian. Mungkin pikiran itu terlalu picik, karena ada masa lalu yang sebenarnya tak ingin terulangi. Tapi kalian yang mampu membuatku percaya bahwa kalian adalah orang-orang hebat yang dikirim Allah dalam hidupku. Orang-orang yang tak akan mengulang masa lalu.

Sering berbagi tawa dengan kalian dan berusaha tak menangis di hadapan kalian. Bukan tak menghargai kalian, tapi aku berusaha mencoba sendiri melakukannya. Tapi nyatanya aku tak sanggup tanpa kalian. 

Tak terbayangkan apa jadinya aku tanpa kalian. Hampa. Sepi. Kosong.

Senyum kalian adalah senyumku.
Tangis kalian adalah tangisku.
Dan kalian adalah hartaku.