Thursday, March 31, 2011

INI AKU

karena manusia itu tidak sama satu sama lain, maka aku belajar mengerti mereka satu persatu tanpa memaksa mereka mengerti aku.
bukan aku bermaksud sombong tanpa menginginkan mereka untuk mengerti aku. tapi aku tahu tidak banyak yang akan tertarik dengan keinginanku untuk mengerti diriku. 
jadi apa salahnya jika aku yang belajar untuk mengerti mereka tanpa memaksa mereka bercerita tentang dirinya.

bagian ini yang aku suka, yaitu dimana aku harus sedikit meninggalkan sikapku yang cuek dengan hidup orang tapi keadaan memaksaku untuk mengenal lingkunganku.
ini bedanya aku yang dulu dan aku yang sekarang, saat dulu dimana aku menjadi seseorang yang kurang peduli dengan lingkungan sekitarku keuali jika itu menyangkut aku dan sahabat terdekatku aku baru mau ikut berperan. tapi jika tidak, yasudah. itu sisi lain saya waktu dulu.
tapi sekarang keadaan berhasil embuatku untuk merubah sikapku ini. menjadi seseorang yang harus peduli dengan sektar, menanggalkan sedikit demi sedikit keegoisanku. 
tapi ternyata sepeduli-pedulinya aku, masih saja terlihat kurang di mata orang lain bahkan sering cenderung salah dengan sikapku. sering aku berpikir, apa aku harus menjadi aku yang dulu? tapi itu bukan hal yang baik.
hmmm. untuk menjadi lebih baik saja masih belum bisa diterima dengan baik dengan sekitarku.
tapi tak peduli apa yang nilai orang-orang yang diberikan terhadapku. pastinya adalah aku belajar mengenal mereka tanpa peduli mereka mengenal aku atau tidak.

karna aku bukan seperti dulu lagi. 
INI AKU...

Wednesday, March 30, 2011

bermain, belajar, dan bekerja

ini tentang pekerjaan baruku dengan sahabat-sahabatku.
bergerak di bidang fotografi. sangat cocok sekali dengan pribadi kami. suka memotret dan dipotret.

and now i want to tell about us.
we are Shakanti Photoart.
dari kata shakanti sendiri memiliki arti yang terang. dan kami berharap dapat memberikan hasil yang terbaik kepada para customer dengan hasil foto yang memuaskan dan jujur.
Shakanti Photoart sendiri digerakkan oleeh 5 anak muda yang dinamis dan atraktif.
Sekar sebagai owner dan fotografer.
Nana sebagai manager.
Wastu sebagai pengelola keuangan kami.
Olii sebagai stylist.
Dan saya yang dipercaya sebaga seorang marketing :D

kenapa saya tulis di judul bermain, belajar, dan bekerja?
begini alasannya, karena kami masih sangat baru di bidang ini kami berusaha menemukan kenyamanan ekstra agar tidak jenuh dan merasa ini bukan sebagai pekerjaan yang memberatkan tapi menjadi pekerjaan yang menyenangkan. kami selalu menciptakan suasana bermain di lingkungan kerja, selain tidak membuat jenuh juga dapat mencairkan suasana dengan pelanggan kami. selain itu ami juga masih belum sempurna disana-sini sehingga ini juga bisa menjadi proses belajar kami. tapi bukan berarti karena kami selalu menciptakan suasana bermain dan masih dalam proses belajar kami tidk bertanggungjawab terhadap pekerjaan kami. kami sudah berkomitmen ini adalah pekerjaan yang penuh dengan tanggung jawab. memang semuanya pasti ada tanggung jawab, dan ini adalah tanggung jawab pekerjaan kami.

bermain bukan berarti main-main...

Monday, March 28, 2011

BIRU MUDA... Ini aku untuk kalian :)

Disini aku menemukan orang-orang baru.
Mereka yang hebat.
Mereka yang kuat.
Mereka yang tak kenal lelah.
Mereka yang ikhlas.
Mereka yang idealis.
Mereka yang childish.
Mereka yang dinamis.
Mereka yang selalu aku rindukan.
Dan... 

Mereka yang aku sebut KELUARGA.

Seperti menemukan oase di tengah padang pasir, aku bertemu mereka dalam satu wadah. 
Dalam BIRU MUDA aku bertemu mereka. 
Bertemu mereka adalah anugerah. Selalu bersyukur karena masih diberi kesempatan bertemu mereka. 

Kalian sangat HEBAT
Aku banyak belajar dari kalian. Belajar memahami satu sama lain tanpa meninggikan ego masing-masing.
Belajar menahan setiap keegoisanku. Dan belajar lebih peduli terhadap orang lain. 
Kalian keluarga baruku yang MUDA, KREATIF, RADIKAL

Ya Allah, ini aku untuk mereka. Jaga mereka seperti engkau menjaga aku. Lindungi mereka seperti engkau melindungiku. Dan jaga mereka untuk aku.
Ya Allah, semoga kami selalu bersama dalam suka, duka, elah, dan bahagia. Sekali lagi, ini aku untuk mereka Ya Allah...

Aku menyayangi kalian tanpa syarat BIRU MUDA ku. :* 
 

Wednesday, March 23, 2011

Gita CINTA Bromo

Bromo dengan segala keindahannya. Seperti keindahan rasa ini padamu. tak sedikit pun ingin aku tinggalkan bromo tanpa kesan. lukisan indah Sang Kuasa yang membuatku terpana ditambah dengan makhluk ciptaanya yang membuatku tergoda.

tak pernah menyesal pernah mengenalmu seperti aku tak pernah meneysal untuk menikmati bromo. kau yang terindah yang pernah kutemui. tak peduli  orang lain berkata apa tentang dirimu yang penting hati ini hanya untukmu.

berawal dari sms sms biasa yang kemudian aku ajak kamu untuk ikut denganku dan teman-teman pergi ke bromo. dan kamu mengiyakan. kamu tahu bagaimana perasaanku saat itu? sepertinya tidak perlu ditulis kalian semua pun sudah tahu. :D

bromo yang semakin membukakan aku.
bromo yang indah dan mau membagi keindahannya denganku.
bromo yang penuh cinta.
bromo yang tak pernah ragu membagi bahagianya.
bromo.... aku mencintainya.....

GITA CINTA BROMO yang selalu membuatku tersenyum setiap waktu saat mengingatnya. 



*dedicated for my sister. sudah ya nggak ada hutang lagi. maaf jika ada kesalahan dalam penulisan :D* 

Sunday, March 20, 2011

belajar tidak melulu di sekolah bukan?

ini perjalanan saya. lebih tepatnya perjalanan kembali ke malang dari surabaya yang tak sampai 24 jam saya disana. cuma numpang tidur aja. hehehe
seperti biasa, saya selalu menggunakan alat transportasi massal yang murah meriah ini untuk pulang pergi surabaya-malang. kereta api ekonomi panataran menjadi teman perjalanan terbaik saya. hanya dengan 4000 rupiah sudah sampai tujuan. beruntung kalau dapat kursi, tapi nggak usah manyun kalu nggak dapat, justru disitu sensasinya. hehehe

oke dimulai dari rumah, ya saya selalu terburu-buru pergi stasiun. dan selalu tiba di stasiun saat kereta beberapa detik lagi akan berangkat. biasanya saya selalu naik dari stasiun semut, tapi lain dengan hari ini. karena kebiasaan mepet saya sudah hampir bikin jengkel orang serumah akhirnya saya diarahkan naik kereta dari stasiun gubeng oleh tante saya.

stasiun gubeng
sampai stasiun langsung beli tiket dan pas nyampe stasiun ternyata bebarengan sama kereta api sancaka arah jogjakarta yang akan segera berangkat. karena udah pegang tiket saya memutuskan untuk masuk saja dan menunggu di dalam. tapi ternyata ditahan oleh petugas peron karena KA Sancaka perlahan berangkat.
tiba-tiba ada bapak-bapak yang baru membeli tiket peron agar bisa masuk stasiun, tapi sama seperti saya bapak-bapak itu ditahan untuk masuk. tapi ternyata bapak itu kurang sabar dan mendorong petugas peron agar membuka pagarnya, entah apa motif bapak itu. kalau dari alasan bapak itu karena dia mau ketemu istrinya yang ada di KA Sancaka, tapi lho keretanya udah jalan, percuma kan. petugas peron pun didorong sampai pagar itu membuka dan melempar tiket peron pada muka petugas peron sambil mengata-ngatai petugasnya. sebenarnya kasian lihat petugasnya diperlakukan seperti itu.
setelah bapak-bapak yang ingin ketemu istrinya ada lagi bapak-bapak yang bernasib sama seperti saya yang ditahan petugas peron untuk masuk. bapak-bapak ini ingin masuk karena mau ngasih barang ke sesorang yang ada dalam KA Sanaka. tapi berbeda dengan bapak-bapak yang tadi, bapak-bapak pengantar barang ini lebih sabar, dia hanya bisa tersenyum saat ditahan masuk, dan makin tersenyum saat kereta perlahan meninggalkan stasiun.
ya dua bapak-bapak dengan tujuan yang kurang lebih sama tapi memiliki caara sendiri dalam menghadapi situasi. saya lebih suka dengan sikap bapak-bapak yang kedua. tapi saya tidak menyalahkan bapak-bapak yang pertama, karena kembali lagi sifat manusia itu tidak sama.
pelajaran pertama sore ini, bersabarlah.

saat menunggu kereta datang
cuma mengotak-atik hp. sms orang rumah dan teman-teman. dan yang sering saya lakukan adalah melihat-lihat ekspresi orang-orang yang sedang menunggu datangnya kereta. dan setelah cukup lama mengamati mereka, dan melihat jam harusnya KA Penataran sudah waktunya datang dan ternyata benar dari informasi yang ada kereta akan memasuki jalur 1. saat kereta makin mendekat, entah apa yang ada di pikiran ibu ini, dia malah mengajak anaknya berlari melewati jalur 1 dengan kedua anaknya. ibu dan anak lelakinya berhasil menyebrangi, tapi hampir saja anak perempuannya yang akan menyebrangi jalur itu tertabrak. beruntungnya petugas keamanan dan orang-orang yang dekat dengan anak itu cepat dan tanggap dengan situasi itu.
ya pelajaran kedua sore ini adalah, tetap berhati-hati dimanapun kamu berada.

di dalam kereta
sudah bisa diduga kalau tidak akan mendapat tempat duduk kalau naik dari stasiun gubeng. tapi tak masalah, seperti yang saya tulis di awal tadi bahwa disitulah sensasinya. awalnya tenang-tenang saja saya menikmati posisi saya, tapi makin lama makin penuh dan makin berebut mendapatkan oksigen. dengan situasi seperti itu pedagang asongan masih aktif menjajakan dagangannya. sampai pada akhirnya ketika kereta benar-benar penuh dan pedagangan asongan juga masih aktif bergerilya ada salah satu pedagang yang merasa jalannya dihalangi oleh salah satu penumpang.awalnya pedagang itu meminta dengan sopan agar penumpang itu pindah, tapi bagaimana bisa pindah kalau untuk bergerak saja sudah susah. tapi karena situas saat itu benar-benar sumpek sehinnga mudah sekali bagi seseornag untuk tersulut emosiny. akhirnya bapak pedagang tadi menarik penumpang itu sampai terjatuh. kasian sekali penumpang itu.
pelajaran ketiga sore ini, jaga emosi dimanapun dan kapanpun itu.

tiba di stasiun blimbing
akhirnya perjalanan ini menemukan pemberhentiannya. dengan situasi kereta yang penuh itu untuk keluar saja sangat susah dan butuh sedikit pengorbanan (re;senggo kanan kiri biar dikasih jalan). dan bertemulah pada pintu seperti menemukan oase di tengah padang pasir. dan turunlah saya. alhamdulillah
pelajaran keempat sore ini, setiap sesuatu yang kita inginkan pasti butuh perjuangan dan pengorbanan.


itulah kenapa saya sangat suka naik KA Penataran ini. belajar kehidupan langsung dari aktor-aktor yang sangat natural dengan skenario hidup yang dituliskan Tuhan. belajar tidak melulu di sekolah bukan?

Thursday, March 17, 2011

kenapa harus ada air mata malam ini?

bukan tentang siapa-siapa, ini hanya tentang aku yang belum menjadi siapa-siapa.

tak tentu arahku malam ini. Tak tentu sikapku selama ini. 
selalu berusaha tersenyum di depan mereka, menyembunyikan setiap masalah dan kesedihan. bukan tak ingin berbagi, tapi belum saatnya untuk dibagi.

dan lagi-lagi untuk malam yang kesekian kalinya air mata ini tumpah dengan sendirinya. seolah menumpahkan setiap liku yang ada.

aku tahu pasti mereka sangat peduli dengan sikapku yang seperti ini, tapi aku yang kurang mempedulikan mereka dengan kepeduliannya. egois memang.

lagi-lagi malam ini air mata tanpa sebab. mungkin sudah terlalu banyak yang dipendam sehingga air mata adalah jawaban.  

tanpa kalian, AKU=0

Masih ingatkah kalian bagaimana kita bisa dipertemukan? 

Tak pernah terbayangkan bahwa aku bertemu orang-orang hebat seperti kalian.
Kalian yang menopangku saat aku jatuh. 
Kalian yang selalu ada di saat aku tersenyum dari yang kecil sampe yang lebar. 
Kalian yang selalu menyediakan bahunya dan berlembar-lembar tisu di saat aku menangis. 
Kalian yang diam-diam membuatku melupakan sedikit keegoisanku. 
Kalian yang selalu aku sebut dalam doaku.
Selalu ada kalian di setiap hariku. 
Kalian  yang selalu bisa menyemangatiku ketika aku mulai jatuh. 
Kalian yang menguatkan aku.

Dulu aku sering berpikir tak butuh orang lain untuk bisa menjadi aku. Tapi aku tersadar saat kehadiran kalian. Mungkin pikiran itu terlalu picik, karena ada masa lalu yang sebenarnya tak ingin terulangi. Tapi kalian yang mampu membuatku percaya bahwa kalian adalah orang-orang hebat yang dikirim Allah dalam hidupku. Orang-orang yang tak akan mengulang masa lalu.

Sering berbagi tawa dengan kalian dan berusaha tak menangis di hadapan kalian. Bukan tak menghargai kalian, tapi aku berusaha mencoba sendiri melakukannya. Tapi nyatanya aku tak sanggup tanpa kalian. 

Tak terbayangkan apa jadinya aku tanpa kalian. Hampa. Sepi. Kosong.

Senyum kalian adalah senyumku.
Tangis kalian adalah tangisku.
Dan kalian adalah hartaku. 

Tuesday, March 15, 2011

2 Jam penuh Cita dan Cinta

Lagi-lagi ini bukan tentang saya. Tapi cerita ini ingin saya abadikan lewat blog saya ini.


Cita dan cinta. Dua kata yang penuh arti, Citanya adalah harapan untuk bisa terus bersama cintanya. 
Mungkin bisa dibilang terlalu dini jika sudah membicarakan tentang masa depan mereka. Tapi bukankah dari harapan dan mimpi itu nantinya bisa diwujudkan. Bukan diwujudkan olehnya sendiri, tapi diwujudkan berdua. Bukankah sesuatu yang diwujudkan bersama nantinya akan menjadi ringan dan indah? apalagi bila bisa mewujudkannya bersama cintanya. 

Sebenarnya bahasan ini mereka perbincangkan dalam perjalanan pulang ke Malang dari daerah si wanita. Hanya berdua dalam mobil, membicarakan cita dan cinta mereka. Membicarakan semua yang ternyata masih banyak yang belum mereka ketahui satu sama lain. Tidak peduli usia hubungan mereka yang masih belum terlalu lama, tapi mereka yakin dengan hubungan ini. 

Dua orang dalam satu cinta. Dua jam untuk satu tujuan. Dua jam untuk cita dan cinta mereka. Dan berharap dua jam untuk selamanya.

Monday, March 14, 2011

ik hou van je

Pagi, siang, malam peruahannya cepat sekali. Aku yang baru bangun tiba-tiba harus tidur karena hari mulai gelap. Tapi ini bukan tentang perubahannya yang begitu cepat. Aku tak pernah terganggu dengan ini semua karena ini memang sudah suratan dari yang Maha Kuasa. Aku selalu berusaha bersyukur atas nikmatnya, termasuk perubahan pagi menjadi siang lalu malam. 

Kamu tahu aku sangat mencintai pagi, tapi tak pernah melupakan siang dan malam. Karena dari pagi aku bisa melihat sinar yang begitu jujur, indah, dan tanpa syarat. Bukan aku juga mengabaikan cahaya siang, karena aku tahu cahaya siang adalah cahaya yang penuh pengorbanan. Dan malam yang hanya disinari oleh rembulan, yang bisa melupakan sedikit pengorbanan menghadapi siang.

Aku mencintai pagi seperti aku mencintai kamu, tapi aku susah menaklukan siang, dan selalu terpaku pada malam. Bukan aku mau menyerah pada siang, tapi aku ingin kita melewati siang bersama-sama. Aku menunggumu di pagi untuk kita hadapi siang bersama-sama. Tapi aku hanya bisa menunggu. Menunggumu menaklukan siangmu. 

Aku selalu berdoa di pagiku untukmu, agar kau selesaikan siangmu. Tak peduli sudah berapa kali pagiku berganti, tapi aku akan berusaha menunggu pagi untukmu. :)




*terima kasih kamu yang selalu membuatku belajar untuk sabar dan ikhlas. Ik hou van je :) * 
 

Sunday, March 13, 2011

hai lelaki...

Apakah kodrat seorang lelaki?
Menjadi imam bukan? membimbing wanitanya, menjaga wanitanya, dan tak akan menyakiti wanitanya.
Lalu kamu hai lelaki, apa jadinya aku jika aku yang menjadi dirimu. Menggantikan setiap peranmu, kapan aku bisa menjadi aku. Bukan aku egois, tapi kamu tahu aku ingin kamu perlakukan aku seperti layaknya seorang lelaki pada wanitanya. Bukan aku tak mau membimbingmu jika kamu tidak pada jalannya, tapi harusnya kamu tahu mana batasan-batasannya. Aku lelah jika terus seperti ini. Kamu yang hanya menuntut aku tanpa mau tahu bagaimana aku.
Kamu tahu aku mencari imam untuk hidupku, lalu apa aku bisa percaya kamu dengan sikap dan keegoanmu yang seperti ini?

Bukan aku minta dimengerti, tapi aku ingin kita saling mengerti.
Bukan aku tak percaya, tapi aku harap kita saling percaya.
Bukan aku yang hanya mencintaimu, tapi aku tahu kita saling cinta.

Kamu tahu, aku hanya ingin kamu itu saja. 

Aku selalu berharap kamu bisa berubah menjadi lebih baik, begitu pula aku. Aku yang yakin kamu bisa melakukan itu. Aku hanya ingin bukti darimu. 

Yakinkan aku hai lelaki.



*NB: ini bukan curhatan saya, tapi curhatan temen:)

Saturday, March 12, 2011

keluarga baruku-HUMANISTIK

Punya satu lagi keluarga baru. HUMANISTIK. 
Memang sebuah organisasi, tapi tidak sekedar organisasi. Tidak sekedar mengerti tugas masing-masing, tapi kita mengerti tugas satu sama lain. Tidak sekedar mau dimengerti tapi kita saling mengerti. Tidak sekedar sekumpulan orang dengan begitu banyak proker tapi kita sekumpulan orang yang mendeklarasikan diri sebagai keluarga yang penuh dengan kasih sayang.