Thursday, March 17, 2011

tanpa kalian, AKU=0

Masih ingatkah kalian bagaimana kita bisa dipertemukan? 

Tak pernah terbayangkan bahwa aku bertemu orang-orang hebat seperti kalian.
Kalian yang menopangku saat aku jatuh. 
Kalian yang selalu ada di saat aku tersenyum dari yang kecil sampe yang lebar. 
Kalian yang selalu menyediakan bahunya dan berlembar-lembar tisu di saat aku menangis. 
Kalian yang diam-diam membuatku melupakan sedikit keegoisanku. 
Kalian yang selalu aku sebut dalam doaku.
Selalu ada kalian di setiap hariku. 
Kalian  yang selalu bisa menyemangatiku ketika aku mulai jatuh. 
Kalian yang menguatkan aku.

Dulu aku sering berpikir tak butuh orang lain untuk bisa menjadi aku. Tapi aku tersadar saat kehadiran kalian. Mungkin pikiran itu terlalu picik, karena ada masa lalu yang sebenarnya tak ingin terulangi. Tapi kalian yang mampu membuatku percaya bahwa kalian adalah orang-orang hebat yang dikirim Allah dalam hidupku. Orang-orang yang tak akan mengulang masa lalu.

Sering berbagi tawa dengan kalian dan berusaha tak menangis di hadapan kalian. Bukan tak menghargai kalian, tapi aku berusaha mencoba sendiri melakukannya. Tapi nyatanya aku tak sanggup tanpa kalian. 

Tak terbayangkan apa jadinya aku tanpa kalian. Hampa. Sepi. Kosong.

Senyum kalian adalah senyumku.
Tangis kalian adalah tangisku.
Dan kalian adalah hartaku. 

2 comments:

  1. terharuuu huhuhu
    tanpa kamu kita pincang..
    kita punya peran sendiri-sendiri
    next blog di blog saya secara spesifikk
    muaaahhh

    ReplyDelete
  2. yuhuuu.
    ini maunya secara spesifik.
    tapi biar nggak jenuh dikasi prolog dulu lah.
    hehehe

    ReplyDelete